SMA Negeri 1 Rowokele Selenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi GTK dan Penguatan Kebijakan Berbasis Psikologis Murid

Rowokele, 9 Desember 2025 — SMA Negeri 1 Rowokele melaksanakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta Penguatan Kebijakan yang Berbasis Psikologis Murid sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di Tahun Ajaran 2025/2026.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Rowokele, Muhammad Taukhid, S.Si., M.Si., yang dalam arahannya menekankan pentingnya kemampuan guru memahami aspek psikologis siswa. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademis, tetapi juga harus menjamin kesejahteraan mental, emosional, dan perkembangan karakter peserta didik.

Workshop menghadirkan psikolog profesional, Ahmad Fikry Chozali, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang memaparkan materi terkait strategi pendampingan psikologis, pendekatan penguatan karakter, hingga implementasi kebijakan sekolah yang selaras dengan kebutuhan perkembangan murid. Pemaparan disertai contoh kasus dan solusi praktis yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran maupun layanan konseling di sekolah.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan strategis, antara lain:
• Meningkatkan pemahaman GTK terhadap psikologi perkembangan anak dan remaja.
• Membekali guru dengan teknik pendampingan yang efektif dalam menghadapi dinamika belajar siswa.
• Mendorong penyusunan kebijakan sekolah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan emosional dan sosial peserta didik.
• Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta berorientasi pada perkembangan holistik.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan partisipasi aktif melalui diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab. Pengalaman dan permasalahan sehari-hari di lingkungan sekolah menjadi bahan pembahasan yang memperkaya pemahaman peserta mengenai pendekatan psikologis yang tepat bagi siswa.

Melalui workshop ini, SMA Negeri 1 Rowokele berharap seluruh GTK mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik pembelajaran sehari-hari, sehingga visi sekolah untuk membentuk generasi yang berakhlak, berprestasi, dan sehat secara psikologis dapat terwujud secara optimal.